Dec 27, 2014

Membaca Potensi Budidaya dan Analisa Usaha Jamur (Bagian 1)

Pertanyaan : “Dewasa ini makin banyak orang membudiyakan jamur. Apa alasannya?”

Jawab
Pertama, dari segi bisnis jamur masih diminati oleh pasar bahkan kerapkali terjadi kekurangan ketersediaan jamur di pasar. Sedangkan pasar ekspor juga masih terbuka lebar. Selain itu waktu panennya cukup singkat antara 1-3 bulan, sehingga perputaran modal juga cepat. Jamur tidak memerlukan lahan yang luas dan bahan bakunya sangat mudah didapat.
Kedua, Jamur mempunyai manfaat yang sangat besar untuk kesehatan, karena kualitas gizinya yang tinggi. Tak jarang didalamnya terkandung zat yang berfungsi sebagai obat. Selain itu rasa dagingnya yang lezat banyak diminati konsumen.

Pertanyaan : “Bagaimana sebenarnya prospek bisnis jamur ini?”

Jawab :
Prospeknya tergantung dari kejelian kita melihat peluang pasar. Karena memang pasar jamur tidak sama halnya dengan pasar cabai atau sayuran lainnya. Jamur tidak dijual umum di pasar, kecuali jamur merang yang sudah banyak dikenal dan dikonsumsi masyarakat luas. Untuk itu perlu orientasi pasar yang jelas, misalnya dengan menciptakan pasar sendiri contohnya menjadi supplier dari hotel, swalayan dan sebagainya.

Pertanyaan : “Nilai gizi dan khasiat obat apa saja yang dimiliki jamur?”

Jawab :
Jamur mengandung vitamin B1, B2, D dan niacin. Jamur juga mengandung unsur mineral seperti kalsium, kalium, natrium dan magnesium yang diperlukan tubuh. Kandungan seratnya juga sangat tinggi, berkisar antara 7,4%-27,6%. Menurut FAO, jamur segar mengandung protein nabati lebih besar dibandingkan dengan sayuran lainnya.
Sebagai obat, jamur dipercaya berkhasiat menurunkan gula darah dan kolesterol, mencegah tumor dan kanker, menetralisir rancun yang ada dalam makanan olahan, mencegah radang usus, menurunkan tekanan darah, dan anti karsinogen. Kabar paling mutakhir dari penelitian Perancis dan China, jamur terbukti mampu membunuh virus HIV. Bahkan jamur lingzhi (genoderma) dipercaya mampu memperpanjang usia.

Pertanyaan : “Selain memberikan manfaat, jamur juga bisa merugikan manusia. Apa saja kerugiannya?”

Jawab :
Beberapa jamur dapat menimbulkan racun. Akibat yang ditimbulkan bisa sangat fatal, mulai dari gangguan fungsi organ bahkan kematian. Gejala yang disebabkan karena keracunan jamur ini antara lain : pusing, mual, muntah-muntah, halusinasi dan kelumpuhan. Jenis jamur yang harus diwaspadai adalah jenis Amanita phalloides, Amanita verna, Amanita muscaria, Lepiota cristata, Trichaloma pardinium, Trichaloma virgatum, Cortinarus speciosossimus dan Boletus satanas.

Pertanyaan : “Jamur apa saja yang dapat dikonsumsi?”

Jawab :
Jamur yang dapat dikonsumsi antara lain : jamur shiitake, jamur kuping, dan jamur tiram. Jamur shiitake lebih dikenal sebagai jamur kayu cokelat. Jamur shiitake mampu menghambat pertumbuhan tumor hingga 72%-92% jika dikonsumsi secara rutin. Jamur kuping sering dijumpai sebagai bahan dalam masakan kimlo, yang berkhasiat sebagai penawar racun. Sedangkan jamur tiram adalah jenis jamur yang biasa dan banyak dikonsumsi sebagai olahan makanan seperti pepes, sayur atau crispy.

sumber resume : Anonimous. 2004. Budi Daya Jamur Konsumsi. Agromedia Pustaka. Jakarta

bersambung ke bagian 2

6 comments: