Jamur tiram adalah jenis jamur yang banyak dijumpai tumbuh di media kayu lapuk. Oleh karena itu, media yang bisa dugunakan untuk produksi jamur tiram adalah serbuk gergajian. Serbuk gergajian ini sangat mudah diperoleh dan umumnya bersifat sebagai limbah. Jamur tiram yang dibiakkan dalam media jerami gandum bisa mencapai hasil yang tinggi, bila perbandingan C/N dari jerami diatur sedemikian rupa. Serbuk gergajian yang paling baik untuk digunakan sebagai media tumbuh dari tiram adalah serbuk gergajian yang berasal dari kayu sengon, kayu karet dan kayu waru pada kelembapan yang tinggi.
Komposisi media F1 bias mempergunakan 100% sorgum atau campuran biji-bijian sebanyak 80-90%, gips 1%, kapur 1%, bahan yang bisa ditambahkan seperti niasin B1 0,05%, MgSO3 0,05%, Sedangkan media tumbuh jamur tiram F2 sebaiknya mengandung sereal minimal 10%. Untuk formulasinya dapat digunakan serbuk gergaji sebanyak 90% gram dan dedak padi sebanyak 10%.
Proses sterilisasi media jamur memegang peranan penting untuk menekan resiko kontaminasi pada baglog agar hasil panen menjadi optimal dan mendatangkan laba. Lamanya roses sterilisasi ini tergantung dengan alat yang digunakan. Proses sterilisasi dengan menggunakan model dandang, menghasilkan banyak uap air dan tekanan yang lepas ke udara, akibatnya sterilisasi menggunakan cara ini membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan model autoclave dan boiler. Yang paling efektif adalah dengan model autoclave. Pemasakan dilakukan pada tekanan 1 bar mencapai suhu 120 derajat celcius. Media tersebut hanya memerlukan waktu masak 2 jam dengan sistem autoclave.
F0 atau biakan murni dapat mengalami perubahan sifat selama penyimpanan. Oleh karena itu biakan murni hendaknya dipelihara dengan baik. Beberapa teori mengatakan bahwa biakan murni dapat disimpan selama 6-7 bulan bila miseliumnya dilindungi parafin. F0 juga bisa disimpan lebih dari 1 tahun billa ditaruh pada suhu rendah -196 derajat celcius melalui pemberian nitrogen cair yang dikenal dengan metode San Antonia. Namun jika dalam proses tersebut tidak dilindungi, maka lama umurnya hanya mencapai 3-4 bulan saja, itupun jika kondisinya cocok.
dikutip dari : Majalah Trubus
No comments:
Post a Comment